ROTI • ROT-009

Roti Tawar Pullman

Roti tawar kotak dengan remah rapat namun lembut, ideal untuk sandwich dan toast. Tekstur lembut dan aromanya membuat satu potong terasa tidak pernah cukup.

30menit persiapan30menit memasak150menit total1 loyang 20×10×10 cmhasilSedangtingkat
Hidangan Roti Tawar Pullman
KARTU RESEP • RESEPIBUNDAwww.resepibunda.com

Roti Tawar Pullman

Roti tawar kotak dengan remah rapat namun lembut, ideal untuk sandwich dan toast. Tekstur lembut dan aromanya membuat satu potong terasa tidak pernah cukup.

⏱ 150 menit🍽 1 loyang 20×10×10 cm◆ Sedang

Bahan

  • 400 g tepung terigu protein tinggi
  • 40 g gula pasir
  • 5 g ragi instan
  • 20 g susu bubuk
  • 4 g garam
  • 225 ml susu cair dingin
  • 1 butir telur ukuran sedang (±50 g tanpa cangkang)
  • 40 g mentega tawar, lunak
  • 10 g madu
  • 1 sdm susu cair sebelum dipanggang
  • 10 g mentega setelah dipanggang

Langkah Lengkap

  1. Campur tepung terigu protein tinggi, gula, ragi, dan susu bubuk. Masukkan susu cair dingin, telur, serta bahan cair tambahan. Aduk hingga tidak ada tepung kering.
  2. Uleni 5–7 menit, masukkan garam dan mentega, lalu uleni lagi sampai adonan licin dan dapat ditarik tipis tanpa cepat robek (uji selaput tipis). Suhu adonan ideal 25–27°C.
  3. Bulatkan, tutup, lalu fermentasikan 45–60 menit sampai volumenya sekitar 1,8 kali—tidak harus tepat dua kali lipat.
  4. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama berat, lalu bulatkan, istirahatkan 10 menit. Gilas, gulung rapat, lalu susun sejajar di loyang pullman yang dioles tipis. Tutup saat adonan mencapai 80% tinggi loyang.
  5. Proofing 35–50 menit sampai mengembang ringan. Tekan sangat pelan dengan ujung jari—bekas kembali perlahan dan masih menyisakan jejak tipis.
  6. Oles susu. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan 180°C api atas-bawah selama 28–32 menit sampai keemasan. Suhu bagian tengah 90–93°C. Oles mentega segera setelah keluar oven dan dinginkan di rak.
SIAPKAN

Bahan-bahan

Adonan

Olesan

IKUTI URUTANNYA

Cara Membuat

  1. 1

    Campur tepung terigu protein tinggi, gula, ragi, dan susu bubuk. Masukkan susu cair dingin, telur, serta bahan cair tambahan. Aduk hingga tidak ada tepung kering.

  2. 2

    Uleni 5–7 menit, masukkan garam dan mentega, lalu uleni lagi sampai adonan licin dan dapat ditarik tipis tanpa cepat robek (uji selaput tipis). Suhu adonan ideal 25–27°C.

  3. 3

    Bulatkan, tutup, lalu fermentasikan 45–60 menit sampai volumenya sekitar 1,8 kali—tidak harus tepat dua kali lipat.

  4. 4

    Bagi adonan menjadi 3 bagian sama berat, lalu bulatkan, istirahatkan 10 menit. Gilas, gulung rapat, lalu susun sejajar di loyang pullman yang dioles tipis. Tutup saat adonan mencapai 80% tinggi loyang.

  5. 5

    Proofing 35–50 menit sampai mengembang ringan. Tekan sangat pelan dengan ujung jari—bekas kembali perlahan dan masih menyisakan jejak tipis.

  6. 6

    Oles susu. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan 180°C api atas-bawah selama 28–32 menit sampai keemasan. Suhu bagian tengah 90–93°C. Oles mentega segera setelah keluar oven dan dinginkan di rak.

✓ Indikator berhasil

  • Adonan lulus windowpane dan tidak robek kasar.
  • Bekas tekan proofing kembali perlahan.
  • Roti ringan, serat halus memanjang, dan bagian tengah tidak basah.

★ Tips anti-gagal

  • Gunakan cairan dingin agar adonan tidak lewat 28°C saat diuleni.
  • Masukkan garam dan mentega setelah gluten mulai terbentuk.
  • Panaskan oven minimal 20 menit dan timbang setiap potongan agar matang seragam.

! Kesalahan umum

  • Menambah banyak tepung saat adonan masih lengket; roti menjadi padat.
  • Proofing berdasarkan waktu saja; suhu ruang dapat mempercepat atau memperlambat ragi.
  • Memotong roti saat masih panas sehingga remah tampak basah.

Substitusi

  • Gunakan substitusi yang dicantumkan tanpa mengubah total cairan secara drastis.

Penyimpanan

Setelah benar-benar dingin, simpan kedap udara pada suhu ruang 2 hari. Bekukan hingga 1 bulan; hangatkan 5–7 menit pada 150°C.

Saran penyajian

Sajikan roti tawar pullman pada suhu dan pendamping yang paling sesuai dengan selera.

Keamanan pangan

Jaga kebersihan alat, gunakan bahan segar, dan hindari kontaminasi silang.