Abon Tempe Pedas
Abon Tempe Pedas menghasilkan serat halus yang kering dan tidak berminyak. Cita rasanya pedas-manis, kedelai gurih, dan butiran kering. Aromanya harum, seratnya kering, dan rasanya membuat satu sendok terasa belum cukup.

Abon Tempe Pedas
Abon Tempe Pedas menghasilkan serat halus yang kering dan tidak berminyak. Cita rasanya pedas-manis, kedelai gurih, dan butiran kering. Aromanya harum, seratnya kering, dan rasanya membuat satu sendok terasa belum cukup.
Bahan
- 1 kg tempe kukus, parut kasar
- 10 cabai merah
- 8 bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 5 daun jeruk
- 40 g gula aren
- 1 sdm air asam
- 1 1/2 sdt garam
- 3 sdm minyak untuk menumis; pengeringan menggunakan oven
- 2 lembar kertas penyerap atau spinner peniris
- 1 stoples kering dan steril
Langkah Lengkap
- Pastikan tempe sudah dikukus dan tidak lagi beruap. Parut kasar saat sudah cukup dingin agar hasilnya berbutir, bukan menjadi pasta.
- Uraikan parutan tempe dengan jari atau garpu sampai butirannya terpisah. Jangan memakai food processor terlalu lama karena tempe dapat berubah menjadi pasta.
- Haluskan bumbu, tumis sampai benar-benar matang dan airnya habis. Masukkan suwiran, aduk sampai seluruh serat terlapisi merata.
- Sebarkan tipis di dua loyang. Panggang 120°C selama 45–70 menit sambil diaduk tiap 12 menit sampai ringan dan kering. Jangan menumpuk tebal.
- Sangrai kembali 5–10 menit dengan api sangat kecil sampai tidak ada desis air, serat terpisah, dan tidak meninggalkan minyak pada tisu.
- Sebarkan di nampan hingga benar-benar dingin. Timbang hasil, masukkan ke stoples kering, beri tanggal produksi, dan tutup hanya setelah tidak ada uap.
Bahan-bahan
Bahan utama
Bumbu
Pengeringan
Cara Membuat
- 1
Pastikan tempe sudah dikukus dan tidak lagi beruap. Parut kasar saat sudah cukup dingin agar hasilnya berbutir, bukan menjadi pasta.
- 2
Uraikan parutan tempe dengan jari atau garpu sampai butirannya terpisah. Jangan memakai food processor terlalu lama karena tempe dapat berubah menjadi pasta.
- 3
Haluskan bumbu, tumis sampai benar-benar matang dan airnya habis. Masukkan suwiran, aduk sampai seluruh serat terlapisi merata.
- 4
Sebarkan tipis di dua loyang. Panggang 120°C selama 45–70 menit sambil diaduk tiap 12 menit sampai ringan dan kering. Jangan menumpuk tebal.
- 5
Sangrai kembali 5–10 menit dengan api sangat kecil sampai tidak ada desis air, serat terpisah, dan tidak meninggalkan minyak pada tisu.
- 6
Sebarkan di nampan hingga benar-benar dingin. Timbang hasil, masukkan ke stoples kering, beri tanggal produksi, dan tutup hanya setelah tidak ada uap.
✓ Indikator berhasil
- Serat ringan, terpisah, dan patah/terurai tanpa terasa lembap saat diremas.
- Aroma pedas-manis, kedelai gurih, dan butiran kering jelas tanpa bau mentah, tengik, atau minyak berlebih.
★ Tips anti-gagal
- Peras air dan minyak sebanyak mungkin; kelembapan adalah penyebab utama abon cepat rusak.
- Gunakan api kecil dan wajan lebar agar pengeringan merata tanpa bagian gosong.
- Dinginkan total sebelum ditutup; uap yang terperangkap akan menjadi embun.
! Kesalahan umum
- Menghaluskan bahan menjadi bubur sehingga serat hilang.
- Mengemas saat hangat atau memakai sendok basah.
Substitusi
- Gula aren dapat diganti gula kelapa dengan bobot sama; tingkat kemanisan akhir disesuaikan setelah serat hampir kering.
Penyimpanan
Simpan kedap di tempat sejuk-kering hingga 2 minggu untuk produksi rumahan, atau kulkas hingga 1 bulan. Buang bila lembap, berbau tengik, berubah warna tidak wajar, atau berjamur.
Saran penyajian
Gunakan abon tempe pedas sebagai lauk nasi, isi roti, topping bubur, atau taburan camilan kering.
Keamanan pangan
Protein harus matang aman sebelum disuwir. Abon wajib sangat kering dan dingin sebelum dikemas; gunakan stoples steril dan sendok selalu kering.
